KEKUATAN KASIH KRISTUS
“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?” Roma 8:35
Ketika kita berada dalam penindasan, kesesakkan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya atau pedang. Biasanya kta berpikir itu adalah akhir dari segala sesuatu. Hilang harapan dan patah semangat. Tetapi Firman Tuhan menjelaskan bahwa hal-hal demikian bukanlah akhir dari segala sesuatu. Sebab hal-hal itu tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Saat Tuhan Yesus di salibkan. Itu bukanlah akhir dari segala sesuatu. Sebab Tuhan Yesus masih bisa bangkit kembali dan memenangkan dunia. Ketika Rasul Paulus dipenjara, ia tidak merasa akhir dari segala sesuatu. Sebab di dalam penjara Rasul Paulus dapat memberitakan Injil kepada pemerintah Roma. Pada saat Yusuf di dalam penjara, itu bukan akhir segalanya, sebab penjara istana itulah yang membawa Yusuf jadi penguasa istana Mesir. Kesusahan hidup apapun dalam kehidupan kita, hal itu tidaklah merupakan akhir dari segala sesuatu. Kesusahan yang berat itu juga tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Keadaan apapun dalam kehidupan saya dan saudara, kita masih dapat menikmati kasih Kristus yang besar.
Marilah dalam kesulitan hidup yang bagaimanapun beratnya, kita tetap dapat menikmati Kasih Kristus. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar